slideshow
Sambutan Ki Tyasno Sudarto PDF Cetak E-mail
Sambutan
Ditulis oleh Jend. Ki Tyasno Sudarto   
Senin, 31 Desember 2007

ImageAssalamualaikum Wr.Wb
Salam dan bahagia

Puji syukur kami haturkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa dengan terlaksananya pembuatan website Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa ”tamansiswa.org” sebagai wadah komunikasi keluarga besar Tamansiswa intern maupun ekstern. Teknologi Informasi telah berkembang sangat pesat dan merupakan kebutuhan vital bagi komunikasi untuk segala keperluan social maupun komersial, politis ataupun non politis. Wesite ini juga dimaksudkan untuk lebih meningkatkan syiar Tamansiswa di kalangan masyarakat luas. Ki Hadjar Dewantara menggariskan bahwa Tamansiswa harus dapat tumbuh mengikuti perkembangan jaman, untuk itu Tamansiswa boleh merubah bentuk, isi dan iramanya seiring perubahan jaman. Namun SIFAT Tamansiswa tidak boleh berubah yaitu sebagai Badan Perjuangan Kebudayaan dan Pembangunan Masyarakat melalui jalur pendidikan dalam arti luas.

Komentar (1) | Tambahkan sebagai artikel favorit anda (11) | Pasang Artikel ini pada situs anda | Views: 315

Terakhir diperbaharui ( Sabtu, 02 Agustus 2008 )
Baca selebihnya...
 
Tamansiswa untuk Nation and Character Building PDF Cetak E-mail
Pikiran Ki Hadjar
Ditulis oleh I Nyoman Jelun   
Kamis, 31 Juli 2008
    Pada tgl. 15 Januari 2008 yang lalu, di Kampus Kebangsaan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Jln. Kusumanegara 157 Yogyakarta  berlangsung Saresehan Kebangsaan dengan tema:
                   “……… als ik eens Indonesier was ………”
Tema saresehan itu merupakan refleksi dari judul artikel Ki Hadjar Dewantara (KHD) pada sebuah harian terbitan pribumi pada tahun 1913 dengan judul: ” als ik eens Nederlander was”. Melalui artikel itu, KHD menyindir Pemerintah Kerajaan Belanda yang sedang  memperingati 100 thn kemerdekaannya dari penjajahan Prancis (Napoleon Bonaparte). Mereka memperingatinya secara besar-besaran, meriah, dengan berpesta pora menghamburkan banyak uang yang diperoleh dari memeras kekayaan negeri jajahannya. Pesta itu digelar diseluh negeri jajahannya dimana rakyat hidup miskin dengan uang sebenggol sehari, bodoh, dan tidak berdaya. Dalam artikel itu, secara ekplisit KHD berkata: Jika saya seorang Belanda maka saya akan sangat malu memperingati hari kemerdekaan bangsa saya dengan merampas kemerdekaan bangsa lain.  Setelah menulis artikel itu KHD diasingkan ke negeri Blanda.

Beri komentar pada artikel ini | Tambahkan sebagai artikel favorit anda (5) | Pasang Artikel ini pada situs anda | Views: 45

Terakhir diperbaharui ( Sabtu, 02 Agustus 2008 )
Baca selebihnya...
 
SAMBUTAN ( 3 Juli 2008 ) PDF Cetak E-mail
Sambutan
Ditulis oleh Ki Jend. Tyasno Sudarto   
Sabtu, 28 Juni 2008
SAMBUTAN  KETUA  UMUM
MAJELIS  LUHUR  PERSATUAN  TAMANSISWA
Tanggal 3  Juli  2008

    Yth Bpk/Ibu Pejabat Muspida dan Muspika atau yang mewakili
    Yth Pimpinan dan anggota Majelis Cabang Tamansiswa
    Yth Segenap pamong Tamansiswa yang kami cintai
    Yang kami cintai dan kami banggakan segenap siswa/mahasiswa Tamansiswa
    Assalamualaikum wr.wb.
    Salam dan bahagia,
Marilah kita bersama memanjatkan puji syukur ke Hadiran Tuhan Yang Maha Esa karena hanya berkat rahmatNya semata maka kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat tak kurang suatu apa. Dan selayaknya hari ini kita bersujud syukur karena perguruan kita Tamansiswa telah genap berusia 86 tahun, usia yang cukup sarat dengan perjuangan.

Komentar (1) | Tambahkan sebagai artikel favorit anda (8) | Pasang Artikel ini pada situs anda | Views: 185

Terakhir diperbaharui ( Sabtu, 28 Juni 2008 )
Baca selebihnya...
 
REUNI ALUMNI TAMANSISWA PDF Cetak E-mail
Agenda
Ditulis oleh admin   
Jumat, 13 Juni 2008

tamansiswa 

Dimohon kehadiran seluruh ALUMNI Tamansiswa untuk dapat berpartisipasi pada :

REUNI ALUMNI TAMANSISWA se Indonesia

Tanggal    : 4 s/d 5 Juli 2008

Tempat   : Pendopo Tamansiswa

                Jl. Tamansiswa no. 25

                Yogyakarta, DIY, Indonesia

Acara      : - Sarasehan

                 - Bazar Seni

                 - Malam Kesenian

Kontak Person Panitia : +62 811 25 63 76 ( Mas Nanang )

atau dapat mengirimkan email ke kami di : Alamat email ini telah dilindungi dari spam bots, Javascript harus aktif untuk melihatnya

Salam dan Bahagia.

Komentar (5) | Tambahkan sebagai artikel favorit anda (15) | Pasang Artikel ini pada situs anda | Views: 294

Terakhir diperbaharui ( Sabtu, 05 Juli 2008 )
Baca selebihnya...
 
MENELUSURI SEJARAH PENDIDIKAN DI INDONESIA PDF Cetak E-mail
Pikiran Ki Hadjar
Ditulis oleh Ki Priyo Dwiarso   
Minggu, 01 Juni 2008
Salam sejahtera bagi kita semua.

    Kami menyambut gembira atas prakarsa Bedah Buku Nasional Menggali Butir-Butir Pendidikan RM Suwardi Suryaningrat (RM SS).
RM SS yang kemudian bergelar DR Ki Hadjar Dewantara (KHD) adalah Bapak Bangsa yang ajarannya relevan sepanjang jaman untuk diaplikasikan oleh seluruh lapisan bangsa Indonesia. RM SS adalah cucu Sri Paku Alam III, jadi sebagai kerabat sentono Kadipaten Pakualaman selayaknya bangga kemudian “memetri” konsep gemilang RM SS tentang pendidikan dan kebudayaan dalam ‘Pusat Kajian Ajaran RMSS’
    Dalam pidato pengukuhan DR HC di UGM, beliau sempat mengupas sejarah pendidikan dan pengajaran di Indonesia. Sejarah pendidikan tradisi yang terdapat di bumi nusantara itu dipelajari oleh RM SS. Dengan bersenjatakan “Trikon” kemudian konsep-konsep pendidikan RM SS disusun, dipadukan, dilahirkan dan diaplikasikan.
    Menulusuri sejarah pendidikan di Indonesia sejatinya sulit karena minimnya keterangan, bukti dan referensi yang mendukung. Kalangan akademisi, perpustakaan tidak banyak memberikan rekomendasi yang kita butuhkan utamanya periode pra penjajahan. Data, manuskrip, prasasti dan barang peninggalan sejarah kejayaan Nusantara banyak diangkut ke luar negeri, hingga tiap penulusuran sejarah di Indonesia mengalami kendala.
Mencermati sejarah Pendidikan tidak dapat lepas dari konteks sejarah Budaya suatu bangsa. Budaya Nusantara termasuk budaya tertua di dunia misalnya tengkorak manusia Sangiran beserta peralatan batu usianya lebih tua dari tengkorak manusia Peking. Prof T. Jacob mengatakan bahwa 2 juta tahun yang lalu Pithecantropus kita telah berkomunikasi linguistik secara terbatas. Bahasa moyang Jawa berkembang secara pelahan-lahan dari sistem tertutup menjadi sistem terbuka. Bahasa protolingua sudah berkembang pada 100 ribu s.d. 40 ribu tahun yang lalu. Perkembangan yang penting terjadi sejak Homosapiens hingga jaman pertanian, dimana hingga saat ini basis masyarakat kita masih bertahan agraris. Pada era ini belum dikenal pendidikan yang tersistem, yang mungkin ada ialah pelatihan ketramplan dengan cara meniru seniornya.

Beri komentar pada artikel ini | Tambahkan sebagai artikel favorit anda (15) | Pasang Artikel ini pada situs anda | Views: 585

Terakhir diperbaharui ( Kamis, 05 Juni 2008 )
Baca selebihnya...
 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 Selanjutnya > Akhir >>

Hasil 1 - 10 dari 15

Newsflash

"... Sungguh alangkah hebatnya kalau tiap-tiap guru di perguruan Tamansiswa itu satu per satu adalah Rasul Kebangunan! Hanya guru yang dadanya penuh dengan jiwa kebangunan dapat 'menurunkan' Kebangunan ke dalam jiwa sang Anak"

- Presiden Soekarno -

 

Login Form






Lupa kata sandi anda?

Online Support

Last comments

Identifikasi Kelemahan
ikutan..
Salam... Tamansiswa telah mencakup hampir di seluruh Indo...
12/08/08 01:21 Selebihnya...
Komentar Trisiwisari

RM SUWARDI SURYANINGRAT BANGSA...
Setelah Kita para pejuang Tamansiswa Mengerti apa yang terma...
05/08/08 16:07 Selebihnya...
Komentar Ki Sudartono Ps,S.Pd

RM SUWARDI SURYANINGRAT BANGSA...
Semangat Kejuangan Ki Hadjar Dewantara harus Selalu ada di d...
04/08/08 17:35 Selebihnya...
Komentar Ki sudartono PS,S.Pd

Sambutan Ki Tyasno Sudarto
Hari Pendidikan Nasional
Sehubungan dengan Sambutan Ketua Umum Majelis Luhur Persatua...
12/07/08 10:03 Selebihnya...
Komentar elfizon anwar

Sistem Among Mendidik sikap me...
konsep evaluasi kihadjar
Mungkin Ki Hadjar menangis saat ini sambil melihat kita dan ...
08/07/08 01:54 Selebihnya...
Komentar bimo kudro

Weblinks

Selebihnya...

Polls

Menurut pendapat anda bagaimana dengan Tamansiswa?
 

Who's Online

Statistics

Anggota: 2
Berita: 43
WebLink: 12